Aplikasi Administrasi Ujian Sekolah SD

Ujian Sekolah merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan sekolah. Siswa dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi melalui Ujian Sekolah. Untuk memperlancar kegiatan tersebut dibutuhkan administrasi yang baik pula. Aplikasi Administrasi ujian ini berbasis excel yang bertujuan untuk mempermudah dalam membuat aplikasi ujian sekolah, sehingga dapat memperlancar kegiatan tersebut. Aplikasi ini dikhususkan untuk Sekolah Dasar karena memang saat ini saya bekerja pada sebuah sekolah dasar (SD), yang mungkin masih sangat sederhana. Aplikasi ini terdiri dari beberapa sheet, yang isinya kurang lebih sebagai berikut.
aplikasi format excel administrasi ujian sekolah
menu aplikasi administrasi US


  1.  Daftar Isi Administrasi Ujian Sekolah  (US)
  2. Tata Tertib Pengawas Ujian Sekolah (US)
  3. Tata Tertib Peserta Ujian Sekolah (US)
  4. Jadwal Pelaksanaan Ujian Sekolah (US)
  5. Rekapitulasi Peserta Ujian Sekolah (US)
  6. Daftar Peserta Ujian Sekolah (US)
  7. Daftar Pengawas Ujian Sekolah (US)
  8. Denah Lokasi Ruang Ujian Sekolah (US)
  9. Denah Tempat Duduk (US)
  10. Tanda Bel Pelaksanan Ujian Sekolah (US)
  11. Daftar Hadir Peserta Ujian Sekolah (US)
  12. Daftar Peserta yang Tidak Mengikuti Ujian Sekolah (US)
  13. Daftar Hadir Pengawas Ujian Sekolah (US)
  14. ID Card Pengawas (US)
  15. Poster Tempel Ruang Ujian
  16. Poster Tulisan Dilarang Masuk Selain Peserta Dan Pengawas US
  17. Kartu Peserta Ujian Sekolah
  18. Berita Serah Terima Naskah Soal Ujian
Format administrasi ujian sekolah tiap sekolah atau tiap daerah bisa berbeda-beda, namun format diatas adalam format administrasi yang digunakan di tempat saya berkerja. Sebelum dibendel bisa menggunakan snell transparan dahulu, untuk mengantisipasi ada kesalahan atau perbaikan, dan jika kegiatan sudah selesai bisa kita bendel supaya rapi untuk keperluan arsip.

Untuk menggunakanya, kita terlebih dahulu mengisi data identitas sekolah pada shete menu: yaitu Kabupaten, Dinas, UPT, Sekolah, Alamat, Telepon, Website, Nama Sekolah, Nama Administrasi,Tahun Pelajaran, Tanggal pembuatan administrasi, Nama Kepala Sekolah, dan  NIP Kepala Sekolah.

Selanjutnya kita mengisi data pengawas pada sheet data pengawas, yaitu nama dan nip. Data ini akan digunakan pada sheet selanjutnya. seperti pada daftar pengawas, daftar hadir pengawas, id card, dan berita serah terima naskah soal Ujian Sekolah (US).

Setelah itu kita sesuaikan lembar atau sheet berikutnya, beberapa data akan terisi otomatis yang mengambil dari sheet menu dan sheet data pengawas. Aplikasi ini tidak full otomatis, beberapa harus kita entri atau edit manual.

Sebelumnya format administrasi adalah format word, kami coba ke format excel untuk mempermudah memasukan data atau mengkopy paste data, khususnya data siswa. Aplikasi ini masih terdapat banyak kekurangan, dan terlebih format administrasi ujian sekolah masing-masing berbeda.

Download Aplikasi:
Anda dapat mendownloadnya melalui laman berikut ini:
http://deuniv.blogspot.co.id/2017/03/administrasi-ujian-sekolah.html


Itulah yang bisa saya posting, semoga bermanfaat

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kab Purworejo Tahun 2016 Online

PPDB adalah singkatan dari Penerimaan Pesesta Didik Baru, sering disebut juga dengan Penerimaan Siswa Baru (PSB). Pada tahun ajaran 2015 2016 hampir semua Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menegah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Purworejo melaksanakan PPBD secara transparan itu terlihat dari dipajangnya secara online dan realtime jurnal penerimaan peserta didik baru. Orang tua dan siswa bisa memantaunya dari manapun dengan menggunakan komputer, laptop, maupun smart phone.

ppdb online kab purworejo 2016
tampilan website ppdb
Untuk pertamakalinya PPDB di Kabupaten menggunakan sistem online yang saling terintegrasi dengan sekolah-sekolah yang menyelenggarakan PPDB Online ini. Pun sebelumnya untuk SMP di Kabupaten Purworejo dari tahun 2013 mengonlinekan jurnal PPDB secara baik dan tanpa berjalan dengan lancar. Untuk tahun 2016 di Kabupaten Purworejo menggunakan PPDB online menggunakan platform SIAPKU Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan yang diselenggarakan Telkom Indonesia untuk dunia pendidikan di Indonesia.

Tata cara, junral, maupun jadwal PPDB Online Tahun 2016 Kabupaten Purworejo bisa dilihat langsung melaui alamat link portalnya di https://purworejo.siap-ppdb.com. Secara umum tata cara ppdb online ada 4 (empat) tahapan sebagai berikut:
  1. Calon siswa mengambil dan mengisi formulir pendaftaran;
  2. Calon siswa menyerahkan berkas pendaftaran, operator melakukan entri data pendaftaran;
  3. Calon siswa menerima tanda bukti pendaftaran;
  4. Calon siswa melihat secara onlin, kapan saja, dan dimana saja jurnal seleksi PPDB.
Oh iya saya akan sharingkan tambahan point bagi siswa yang berprestasi atau yang memperoleh kejuaraan lomba bidang Akademik maupun Non Akademik yang dikutip dari Juknis atau Pedoman PPDB Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2016/2017. Bonus nilai prestasi ini sebagai  penghargaan dan pembinaan prestasi calon peserta didik dan untuk motivasi juga. Bonus prestasi ini berlaku untuk semua jenjang. Dan berikut ini tabel bonus nilai prestasi.
bonus nilai siswa berprestasi

VIDEO

Demikianlah posingan tentang PPDB Online Kab. Puworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. Semoga dapat menjadikan lebih mudah dan dapat berjalan dengan lancar. Sekian, mudah-mudahan bermanfaat.

NOMOR KIP TERISI OTOMATIS SAAT SINKRONISASI DAPODIK

Waktu-waktu ini saat ini ditulis memang lagi banyak yang membahas tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP) salahsatunya tentang penulisan data dan kevalidannya. Postingan sebelumnya telah diposting bagaimana cara memasukan nomor KIP pada aplikasi dapodik. Namun ternyata Nomor KIP bisa otomatis masuk dan terisi ketika kita melakukan sinkronisasi ini, informasi ini bisa didapatkan di beberapa grup facebook dan ada Operator Sekolah yang mengatakannya. Untuk itu saya coba untuk mensinkronkan dapodik agar nomor KIP bisa masuk ke aplikasi dapodik lokal. Dan berikut ini screan shoot hasil sincronisasi dapodik yang dialkukan pada waktu pagi, hari Kamis, tanggal 9 bulan Juni tahun 2016.

1.Kita buka aplikasi dapodikdas, dan login bisa langsung mengetikan localhost pada browser yang sedang kita gunakan. Dan baiknya kita pastikan dahulu koneksi internetnya lancar.

2. Sebelum melakukan sinkronisadi prosedurnya harus kita validasi dahulu untuk melihat data apakah sudah valid. Setelah itu lakukan sincronisasi.

3. Ini merupakan tampilan awal ketika saya hendak melakukan sincronisasi.Di sini terlihat terakhir melakukan sinkronisasi 3 Juni 2016 saat itu  saya melakukan update Keaktifkan PTK untuk bulan Juni dan belum ada data KIP yang masuk ke lokal. Dan sekarang Tabel Data yang Mengalami Perubahan juga tidak ada, karena saya tidak melakukan perubahan data. Setelah itu lakukan SINKRONSIASI

sinkronisasi dapodikdas

4. Setelah menunggu beberapa saat sinkronisasi selesai dilakukan, dan saya tampilkan gambarnya dibawah. Disini terlihat pada tabel adat Perubahan Data Yang Masuk Ke Lokal Dapodik sebayak 10 (sepuluh) siswa sukses. Apakah data ini nomor KIP yang masuk otomatis? Untuk kita selanjutnya kita cek.
ketika berhasil sinkron data kip akan masuk ke dapodik
5. Kita cek data nomor KIP yang masuk dengan cara unduh data peserta didik, dan ternyata benar... nomor KIP telah masuk yang tadinya diisi nomor KPS telah berubah menjadi KIP. Jumlahnya juga ada 10 sesuai keterangan tabel sinkronisasi
Di dapodik KPS diganti KIP
KIP otomatis terisi di dapodik
Itulah cara mudah mengisi KIP di dapodik. Dan sebelum tulisan ini selesai di tulis di media sosial telah banyak info tentang sinkron KIP ini. Saya coba untuk merangkumnya dengan membuka wall facebook admin-admin dapodik dan senior-senior operator sekolah.
 Dari wall facebook Pak Yusuf Rohmat dapat di peroleh informasi sebagai berikut:
  1. Data penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) otomatis dimasukan ke aplikasi Dapodik. Data ini merupakan hasil matching (pencocokan) dari berbagai sumber yaitu Dapodik, TPN2K, dan Kemensos). Hasil dari macthing ini menjadi data SK (Surat Keputusan) yang memuat data ID Peserta Didik dan Nomor KIP. Nomor KIP akan masuk ke Dapodik Lokal secara otomatis menggantikan Nomor KPS.
  2. Dari 17,9 Juta Nomor KIP telah dimacthing (pencocokan) sudah berhasil 4.9 Juta Nomor KIP. Data ini akan di push / masukan ke Dapodik (Dapodikdas dan Dapodikmen), sisanya mengunggu.
  3. Bagi Peserta Didik yang sudah mendapatkan KIP dan ternyata belum masuk otomatis di dapodik, silahkan di masukan manual ke Alpikasi Dapodik. Jika terdapat kesalahan nama di kartu, tetap dimasukan. (baca postingan sebelumnya: cara memasukan KIP ke dapodik)
  4. Untuk SK SMK sudah dipublikasikan di web resmi ditpsmk http://pipsmk.ditpsmk.net/
  5. Untuk SK SMA bisa berkoordinasi dengan dinas kab/kota 
Baca juga: Aplikasi Surat Keterangan untuk Pencairan PIP
 Demikianlah yang bisa saya posting pada kesempatan ini, mudah-mudahan bermanfaat.

APLIKASI BERKAS PENCAIRAN DAN LAPORAN BSM PIP

BSM merupakan singkatan dari Bea Siswa Miskin, ada juga yang menyebutnya Bantuan Siswa Miskin. Pada tahun 2016 banyak disebut dengan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan kartunya yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP). Program ini dilakukan pemerintah tentunya untuk mengurangi siswa putus sekolah. Namun jika kita melihat di sekitar kita masih banyak yang tidak tepat sasaran, semoga kedepanya lebih baik lagi, baik dari perencanaan, dan realisasi termasuk didalamnya yang penting terkait dengan pendataan PIP agar tercipta data yang valid.

Terlepas dari itu, karena sesuai judul adalah tentang aplikasi berkas pencairan dan pelaporan BSM / PIP. Kita lansung saja ya... Sebagai operator sekolah tentunya akan juga membantu dalam pengusulan dan pelaporan BSM / PIP. Untuk menperlancar dan mempercepat pelaporan tersebut maka kiranya purlu dan bisa disusun aplikasi yang berbasis excel. Ditempat kami berkas / lampiran-lampiran untuk BSM/PIP cukup sederhana yaitu Surat Keterangan Kepala Sekolah dan Foto Copy KTP.

Sebelum melanjutkan ke aplikasi beberapa hal yang penting terkait BSM/PIP sekiranya sebagai berikut:

1. Data Penerima BSM menang bukan data yang langsung bersumber dari Dapodik akan tetapi dari Basis Data Terpadu. Namun pada awal pendataan (Dapodik) sekolah baiknya mendata yang mempunyai Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dan atau Kartu Indonesia Pintar (KIP). Akan lebih baik jika sekolah meminjam Kartu Aslinya sebentar dan menscannya kemudian hasil scan tersebut kita simpan. Sehingga kita punya data soft filenya. Dengan data soft file ini jika harus cepat mengumpulkan foto copy lagi, kita langsung saja print, tanpa repot meminta ke siswa atau orang tua.

2. Selain Kartu tersebut diatas, perlu juga kita scan KTP orang tua. Jika tidak ya kita simpan saja foto copya.

3. Bisa terjadi ada warga yang tidak mendapat kartu KPS atu KIP, padahal siswa tersebut layak untuk mendapatkannya. Sekolah tetap mencatatnya dan meminta Surat Keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Kelurahan. Sekolah ada kalanya diberi hak untuk mengusulkan.

Untuk aplikasi berbasis excel ini kita buat dengan rumus utama Vlookup. Nanti kita masukan data pada sebuah tabel. Dari data tabel tersebut kita ambil dengan rumus Vlookup ke format Surat Keterangan Kepala Sekolah. Selain surat keterangan untuk BSM/KIP kita juga bisa membuat daftar penerima. Ditempat kami surat keterangan ini dibuat setelah siswa yang menerima telah mendapatkan ID Bank atau akun virtual.

Tentang aplikasi BSM / PIP bukan pertama kalinya disusun, sudah lama ada Operator Sekolah yang membuatnya, aplikasi tersebut bisa di cari dan download secara cuma-cuma melalui search engine google.

Kami membuat agar sesuai dengan yang dibutuhkan ditempat kami saja supaya bisa lebih mempercepat, namun saat menyusun aplikasi juga butuh waktu juga ding... hehee..

Dan berikut ini tampilan aplikasinya...

1. Sheet Menu Aplikasi BSM

Di sheet ini terdapat data sekolah dan link ke sheet laiinya.
Sheet Menu Aplikasi BSM
tampilan menu aplikasi bsm

2. Sheet Data Aplikasi BSM

Pada sheet ini kita masukan data Siswa penerima BSM. Dengan tabel data ini merupakan sumber data untuk membuat surat keterangan. Dengan tabel ini kita juga lebih bisa mengumpulkan data denganlengkap karena memuat banyak data.
sheet data aplikasi BMS

3. Sheet Surat Keterangan
Pada sheet ini kita membuat format keterangan yang datanya kita ambil dari table data pada Sheet Data BSM. Format tiap daerah munkin berbeda. Berikut ini tampilannya....
Form Surat Keterangan BSM

Download Aplikasi
Anda bisa mendownload aplikasi ini secara geratis, download tanpa ribet. Dan Anda bisa mengeditnya sesuai selera karena aplikasi ini tidak terproteksi atau tidak diberi password. Link downloadnya: https://sites.google.com/site/tasfileops/aplikasi/Aplikasi%20BSM.rar?attredirects=0&d=1
============
update postingan 19/9/2016
masih ada beberapa kesalahan penempatan rumus lookup dalam mengambil data tabel.
link download belum tersedia,

Dan berikut ini adalah video cara membuat aplikasi menggunakan vlookup

Video selanjutnya
MEMBUA APLIKASI MENGGUNAKAN VLOOKUP PART 2

Kritik Dan Saran
Kritik dan saran dari pembaca kami harapakan untuk aplikasi yang lebih baik.

Demikian postingan pada kesempatan ini, terima kasih telah membaca dari awal sampai akhir. Semoga bermanfaat.

CARA MEMASUKAN NOMOR KIP ( KARTU INDONESIA PINTAR) DI DAPODIK

Saat ini Kartu Indonesia Pintar ( KIP ) telah distribusikan oleh Kemdikbud dan banyak yang sudah diterima oleh penerimanya. Meskipun masih banyak ditemuka data-data yang kurang tepat, seperti penulisan nama dan yang laiinya. Data KIP itu memang tidak dari dapodik, tetapi merupakan Basis Data Terpadu dengan data yang dimiliki Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan  (TNP2K). Namun terlepas dari itu semua sebagai Operator Sekolah saya ditugasi untuk mengisikan nomor KIP ke dalam aplikasi dapodik, pun di aplikasi dapodi 2015/2016 belum ada kolom khusus. Baiklah langsung saja, saya tuliskan sebagai berikut:

cara entri kip di dapodik
form isian KIP


1. Buka aplikasi  bisa melalui shortcut pada dekstop atau menegetikan local host  http://localhost/ pada webbrowser. Sama saja.. :)

2. Login dapodikdas, untuk login cepat kita bisa menggunakan remember password pada webbrowser, namun ini dilakukan jika hanya benar-benar anda yang menggunakan komputer atau laptop tersebut.

3.  Selanjutnya kita ke tab menu Peserta didik, kemudia cari siswa, kita bisa menggunakan fasilitas Cari Siswa. Tuliskan Nama Siswa kemudian tekan enter
Tab menu Peserta didik Dapodik

4. Setelah memilih siswa kita klik menu Ubah
Menu Ubah Data Dapodik

5. Kemudian pada data siswa ada form isian mengenai KIP sebagai berikut:
Penerima KPS / KKS / PKH / KIP pilih Ya
Nomor KPS / KKS / PKH / KIP masukan nomor KIP (Kartu Indonesia Pintar). Ingat hanya entrykan KIP saja, jika sebelumnya kita entrykan Nomor KPS, hapus dan ganti. Jangan keliru nomor KIP terletak di pojok kanan.
Kewarganegaraan: Indonesia
Alasan layak PIP dipilih Pemengang PKH / KPS / KIP

Setelah itu simpan.
Form isian nomor KIP


6. Lanjutkan untuk mengisi nomor KIP yang lain. Harap lebih teliti, karena font yang digunakan untuk nomor KIP ini tidak menggunakan font yang jelas untuk membedakan antara O dan 0 (nol). Hehe ini si menurut saya... tapi yang jelas O itu bulat dan 0(nol) lebih lonjong.
nomor kartu indonesia pintar
letak nomor KIP

Akan lebih baik jika sekolah menscan kartunya, sehingga sekolah mempunyai data softfilenya. Sehingga ketika suatu saat diperlukan kita sudah siap.

Itulah cara mengentrykan nomor KIP pada aplikasi Dapodikdas. ( baca juga: daftar link yang sering dikunjungi Operator Sekolah ).  Semoga kedepanya data KIP lebih valid lagi dan tepat sasaran. Sehingga dapat benar-benar bermanfaat dan Program Indonesia Pintar sukses terlaksana.

Update...
Nomor KIP terisi Otomatis saat Sinkronisasi Dapodik

YANG DILAKUKAN OPS AWAL TAHUN PELAJARAN

Alhamdulillah, kita diberikan nikmat sehat.
Pada kesempatan ini akan coba saya tuliskan apa yang harus saya lakukan ataupun tentang pekerjaan yang dikerjakann saat tahun ajaran baru sebagai OPS atau Operator Sekolah. Operator sekolah dalam hal ini kita bisa samakan dengan tenaga administrasi sekolah. Namun sebelumnya saya mohon maaf jika dalam penyampaian melalui tulisan ini masih jauh akan kualitasnya.

Tahun ajaran baru adalah tahun dimana sekolah memulai kegiatan berdasar program-program yang telah disusun sebelumnya. Tahun ajaran baru adalah moment dimana anak mulai masuk sekolah baru ataupun naik kelas. Kegiatan pada awal tahun ajaran baru dari tugas saya sebagai operator sekolah adalah untuk membantu kegiatan PPDB yang selanjutnya diikuti dengan pendataan dan updating data DAPODIK untuk dikirim sekaligus sinkronisasi data ke server Kementrian Pendidikan dan Kebudyaan (Kemdikbud).
form s1 siswa baru
s1 - formulir pendaftaran

Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Penerimaan Peserta Didik Baru atau yang disingkat PPDB ada juga yang menyebut dengan Penerimaan Siswa Baru atau yang disingkat PSB. Namun kita akan menggunakan istilah PPDB saja. Hal-hal pokok yang harus dilakukan OPS saat kegiatan PPDB sudah dapat kita ketahui pada buku pedoman administrasi kesiswaan. Postingan sebelumnya pada blog ini sudah diposting tentang pedoman administrasi kesiswaan.
Dapat diketahui bahwa kita harus membuat format formulir peserta didik baru, dan kemudian rekapnya.

Kegiatan PPDB, pekerjaan yang bisa dilakukan adalah kita mencari juknis PPDB terbaru, akan tanggal pelaksanaan, syarat, dan cara pelaksanaan. Setelah itu kita membuat pengumuman tentang penerimaan peserta didik baru.

Formulir Peneerimaan Peserta Didik Baru merupakan hal yang penting. Format ini adalah format S-1. Sekarang ini banyak tersedia aplikasi-aplikasi PPDB format excel yang datanya lengkap sesuai dengan data dapodik. Namun saya rasa untuk formulir untuk keperluan peserta didik baru belumlah melihat data secara lengkap. Untuk pendataan lengkap bisa dilakukan setelah siswa benar-benar diterima. Yang harus diperhatikan saat membuat formulir supaya dibuat dengan rapi dan jelas, agar yang mengisi formulir juga jelas. Biasanya untuk mengisi formulir menggunakan huruf balok atau kapital

Selanjtnya kita membuat atau mengisi format S-2 yaitu daftar calon peserta didik baru. Semua pendaftar dimasukan ke format ini untuk selanjutkan dilakukan analisis dan penyusunan peringkat. Penyusunan peringkat sangat berguna ketika pendaftar melebihi kuota. Untuk penyusunan peringkat di tempat saya bekerja, tepatnya di sekolah dasar penyusunan peringkat disusun berdasar usia, jarak tempat tinggal, dan nomor pendaftar. Usia peserta didik yang diterima minimal 6 tahun dan yang berumur 7 tahun wajib diterima. Jarak tempat tinggal juga sangat berpengaruh pada penyusunan peringkat, instilah di tempat kami adalah bina lingkungan. Selain penyusunan peringkat nomor pendaftaran juga diperhitungkan karena pendaftar pertama tentunya dari awal sangat ingin bersekolah di satuan pendidikan tersebut. Selain kriteria tersebut yang tak kalah penting adalah berkas persyaratan, kalau sekarang rata-rata sudah melaui TK. Untuk itu berkas persyaratan harus mengumpulkan Ijazah TK asli. Hal ini untuk mengantisipasi adanya peserta didik yang mendaftar ditempat lain. Bisa dibayangkan jika calon pesrta didik itu mendaftar di Sekolah yang lebih favorit jika diterima pasti akan memilih sekolah tersebut. Kalau pengumuman penerimaan berbarengan maka kita merasa dirugikan.

Setelah menentukan mana-mana siswa yang diterima, data tersebut kita lanjutkan untuk diisikan ke format siswa baru (format-S3) Format-format ini akan kita laporak ke UPT ataupun Dinas.

Pendataan dan Update Data Dapodik

Setelah kegiatan penerimaan peserta didik baru selesai. Maka selanjutnya Operator Sekolah akan disibukan dengan pendataan dan updating data dapodik. Agar bisa tepat waktu dalam pendataan dapodik kita bisa menyiapkan beberapa hal. Kita persiapakn aplikasi dan formulir dapodik. Formulir dapodik tentunya bisa dikatakan masih sama dengan tahun sebelumnya namun mungkin ada sedikit tambahan, untuk itu kita bisa menunggu dahulu setelah dapodik baru dipublikasikan. Karena tahun ajaran baru biasanya juga diikuti dengan peningkatan versi dapodik dengan peningkatan performa berikut fiturnya.

Kita bisa memantau tentang dapodik pada website resmi dapodik yaitu http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/ atau bergabung di grup-grup media sosial, ataupun tentunya kelompok kerja Operator Sekolah jika ada. Dan mengikuti instruksi atasan kita.

Kemungkinan untuk tahun ajaran 2016 / 2017 akan ada form untuk mengisikan nomor Kartu Indonesia Pintar. Saat tulisan ini ditulis masih banyk membahasa tentang kartu indonesi pintar (KIP), tentang kenapa datanya ada kesalah penulisan, dan tentang cara memaskan data KIP di dapodik. Karena di aplikasi dapodik form untuk mengisi KPS/KIP. Dan  saya mengisikan nomor KIP pada form ini, karena sudah ada jawaban dari Admin dapodik.

Berikut ini adalah contoh formulir dapodik yang dibuat menggunakan microsoft excel. Terdiri dari formulir Peserta Didik (F-PD) dan Formulir Pendidik Tenaga Kependidikan (F-PTK). Untuk formulir peserta didik kami susun untuk SD sehingga kurang lengkap. Silahkan bagi yang membutuhkanya download form dapodikdas pd dan ptk. Dan berikut ini gambarnya:
formulir dapodik siswa ptk


Untuk pengisian dapodik ini kita tidak perlu tergesa-gesa, kita perlu lebih teliti karena data awal peserta didik berawal dari sini untuk penerbitan NISN. Bukan hanya mengisi data yang tidak perlu tergesa-gesa termasuk untuk menginstal aplikasi dapodik, kita baiknya mebaca buku petunjuknya dahulu dan membaca paska launching dapodik dimedia sosial, mungkin saja ditemukan beberapa erorr dan cara mengatasinya,

Kiranya itu yang bisa saya tulis, terima kasih telah berkenan utuk membacanya. Semoga pekerjaan kita dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah.

Petunjuk Teknis Pengisian Ijazah Tahun Pelajaran 2015/2016

Selamat datang di blog tasADMIN. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Pada kesempata ini saya mau posting tentang juknis pengisian ijazah tahun 2016, atau sesuai judul tentunya. Kita tahu bahwa juknis ini sangatlah penting untuk menulis ijazah. Sebelumnya telah terbit juknis atupun peraturan tentang blangko ijazah. Tepatnya SK Balitbang Nomor: /H/EP/2016 tahun 2016 tentang Bentuk, Spesifikasi, dan Pencetakan Blangko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. disini bisa diketahui bahwa terdapat  dua versi ijazah untuk SD. Pada blog ini kami membahas administrasi SD sebagai fokusnya. Ada ijazah untuk SD yang menberlakukan kurikulum 2013 dan SD yang memberlakukan kurikulum 2006 atau KTSP.

cover juknis penulisan ijazah 2016
cover juknis penulisan ijazah 2016

Yang sedikit membuat bingung tentunya rata-rata nilai raport yang ditulis diijazah. Sudah banyak dishare melalui blog-blog tentang aplikasi SKHU dan Pengolahan Nilai Ijazah bahwa untuk nilai rata-rata raport untuk ktsp adalah dari semester 7 sampai semeset 12, dan sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 menggunakan nilai raport semester 11 dan 12. Namun ini sudah disosialosasikan untuk daerah mana, kami tidak begitu paham. Setelah saya mencoba bowsing di internet melalui mesin pencari google. Wah.. ternyata sudah banyak dishare ya,, namu kudu ekstra telitih nih, karena yang muncul banyak tentang blangko ijazah 2016. Oh iya saya coba menggunjungi situs rersmi litbang kemdikbud, karena lembaga inilah yang mengeluarkan juknisnya, namun ternyata belum ditampilkan juga. Setelah beberapa menggunakan kata kunci melalui google saya menemukan surat nomor: 4021/H/TU/2016, tanggal 30 Maret 2016 tentang Petunjuk Teknis Pengisian Ijazah Tahun Pelajaran 2015/2016 yang diupload ke google drive. Setelah itu tentunya saya buka dan baca, disana masih tertera bahwa nilai yang dipakai adalah semester 7 sampai 11 dan belum membahas kurikulum 2013.

Dari file tersebut, kita juga masih belum bisa menyimpulkan karena surat tersebut belum ada nomor dan tanggalnya : ..../H/TU/2016, tanggal ....Maret 2016. Bisa saja ini masih DRAFT dan telah tersebar. Dan berikut filenya jika hendak melihat atau mendownloadnya https://drive.google.com/file/d/0BxQ13q4Vor5hT0VfbU5lTVdiX1E/view?pref=2&pli=1 

Untuk itu baiknya kita menggunakan mode wait and see aja deh, kita tunggu sosialisasi dan penjelasan dari dinas masing-masing. Dan agar penjelasan dan sosialisasi tersebut benar-benar diperhatikan dan dipedomani dengan baik.
=================
UPDATE...

Petunjuk Teknis Pengisian Ijazah Tahun Pelajaran 2015/2016 , ternyata sudah resmi diterbitkan dengan nomor 5337 /H/TU/2016, tanggal 27 April 2016

Dan berikut ini tentang pengisian rata-rata nilai raport pada ijazah Tahun 2016

pengisian nilai rata-rata raport ijazah tahun 2016
1. Jentang SD dan SDLB
Kurikulum 2006 nilai raport yang dirata-rata adalah semester 7 (tujuh) sampai dengan 12 (dua belas)
Kurikulum 2006 nilai raport yang dirata-rata adalah semester 11 (sebelas) sampai dengan 12 (dua belas)

2. Jenjang SMP dan SMPLB
Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 nilai rapor yang dirata-rata adalah semster 1 (satu) sambai dengan 6 (enam)

3. Jenjang SMA dan SMALB
Kurikulum 2006 nilai rapor yang dirata-rata adalah semester 3 (tiga) sampai dengan 6 (enam)
Kurikulum 2013 nilai rapor yang dirata-rata adalah semester 1 (satu) sampai dengan 6 (enam)
SKS  nilai rapor yang dirata-rata adalah semester 1 (satu) sampai dengan 6 (enam)

Anda bisa mendownloadnya melalui link berikut: DOWNLOAD
dan Lampiran Contoh Pengisian Blangko Ijazah SD 2016 bisa anda download langsung di
Source
http://www.kangmartho.com/2016/05/download-juknis-pengisian-blangko.html?m=1


Demikian yang bisa saya posting pada kesempatan ini, bila kebetulan pembaca sudah mempunyai juknis terbaru bisa mensharenya ke kami. Terima kasih atas perhatiannya.

Format Adminsitrasi Kesiswaan

Dalam rangka pelakasanaan administrasi bidang kesiswaan ada beberapa format yang harus diisi. Berikut ini contoh-contoh format untuk administrasi kesiswaan.

FORMAT ADMIN SISWA

1. Formulir Pendaftaran Siswa Baru

Format ini sebagai alat bantu bagi kepala sekolah dalam menyelesaikan proses administrasi penerimaan siswa baru, juga sebagai sumber data pribadi siswa, dan orang tua/wali yang diisikan pada buku induk.

Catatan:
- Dibuat rangkap 2 dengan formulir yang disediakan sekolah.
- Lembar pertama untuk Kepala Sekolah, sekaligus untuk arsip.
- Lembar kedua untuk orang tua/wali
Diisi oleh orang tua wali, atau kepala sekolah, atau yang ditugasi, dataudiperoleh melalui wawancara
- Untuk data yang sulit/belum tersedia, dapat dilengkapi apabila si anak telah pasti diterima.

Download Format S1
Berikut ini format yang kami dengan format excel.

Link download:

2. Daftar Calon Siswa Baru Kelas 1 (S-2)

Format ini digunakan untuk mengetahui banyak anak yang mendaftar di sekolah, beserta identitas anak masing-masing. Berdasarkan daya tampung dan peminat (animo), maka kepala sekolah menentukan kriteria penerimaan siswa.

Catatan:
Format S-2 dibuat rangkap 3 (tiga) satu lembar untuk arsip di sekolah, lainnya dikirim ke UPT masing-masing satu lembar.

Gambar:

Link download


3. Daftar Siswa Baru (S-3)


Gambar

Link download:


4. Buku Induk Siswa (S-4)

Kegunaan:
Buku Induk Siswa berisisikan data pribadi, perkembangan pendidkan dari siswa yang pernah atau sedang menjad siswa di sekolah itu. Hal ini penting sekali, apabila suatu saat nani seseorang ingin menelusuri masa hidupnya ke belakang, maka ia dengan mudah mendapatkan sebagian dari otobiografinya di sekolah yang tersimpatn rapi. Adapun data siswa yang dimasukan kedalam buku Induk ini, antara lain:

1. Keterangan siswa yang berupa data pribadi dan sejak anak mulai masuk sekolah.

2. Keterangan orang tua dan wali: data mengenai orang tua kandung perlu dicantumkan, bagi yang tidak menjadi tanggung jawab orang tua kandung, dapat juga dilihat identitas walinya.

3. Perkembangan siswa, disimpan selama menjadi siswa di sekolah, terutama dalam hal pendidkan dan juga sebagian kecil perkembangan keaadaan jasmani.

Buku Induk ini, antara lain, dapat diperbungakan sebagai sumber:
1. Data statis: dari formulir pendaftaran siswa baru
b. Data perkembangan siswa: administrasi sekolah (rapor dan sebagainya)

Petunjuk Pengisian
Sebagian besar dari isian ini bersumber dari formulir pendaftaran siswa baru.
Nomor Induk diisi setelah mendapat nomor induk dari sekolah yang penomorannya sesuai dengan urutan di sekolah.

Penempelan pasfoto, dibuat setipienin dengan membelah kertas foto.
Gambar:

Link download

5. Buku klapper (daftar nama siswa menurut abjad) (S-5)

Keguanaan:
Buku kapler ini berisikan beberapa data tentang siswa di antaranya: nama, jenis kelamin, nomor induk siswa, waktu masuk di kelas berapa, kapan keluar, di keas berapa, keterangan meninggalkan sekolah. Daftar ini dikelompokan berdasarkan urutan abjad. dimulai dari A sampai Z.
Buku ini sangat membantu untuk memperoleh informasi dari seorang siswa yang telah diketahui namanya.

Gambar

Link download.

6. Jumlah siswa menurut kelas, asal, dan jenis kelamin (S-6)


Gambar

Link download

7. Jumlah siswa menurut usia, kelas, dan jenis kelamin. (S-7)


Gambar:

Link download

8. Papan Absensi Harian Siswa (S-8)

gambar:
Link download:

9. Buku rekapitulasi absensi harian siswa

gambar 
link download

10. Buku Absensi Bulanan Siswa (S-10)

% Absensi rata-rata bulan ini = jumlah absen siswa dalam sebulan / jumlah siswa x hari sekolah x 100%

11. Buku rekapitulasi bulan absensi siswa

12. Surat permohonan pindah sekolah (S-12)

Catatan
Permohonan dibuat rangkap 3
Lembran pertama untuk lampiran keterangan pindah.
Lemabaran kedua arsip di sekolah.
Lembar ketiga untuk orang tua / wali

13. Surat Keterangan Pindah Sekolah (s-13)

Catatan format ini dibuat rangkap 3 (tiga)
Lembar peratama dan kedua untuk orang tua/wali siswa guna disampaikan ke sekolah tujuan/penerima. Selanjutnya sekolah pereima mengisi dadtar isian pada format tersebut.
Lembar kedua kidirim kembali ke sekolah asal,
Lembar ketiga untuk arsip di sekolah asal.

14. Buku Mutasi Siswa. (s-14)

Diisi oleh kepala sekolah atau petugas yang ditunjuk dengan membubuhkan tanggal, bulan, dan tahun kemudian ditandatangani oleh kepala sekolah dan diberi cap/stempel sekolah

15. Daftar calon peserta ujian (s-15)


16. Tanda Peserta Ujian (s-16)

Kartu ini dibuat dari kerta tebal (karton), dengan ukuran yang cukup untuk masuk saku, supaya mudah dibawa dan tidak memakan tempat.

17. Daftar Peserta Ujian Sekolah dan prestasinya


18. Daftar siswa masuk smp


19.Daftar Kenaikan Kelas


20. Daftar Rekapitulasi kenikan kelas dan kelulusan.


Demikian yang bisa saya posting. Untuk lebih lengkap mengenai kegunaan fungsi format administrasi siswa bisa membaca postingan sebelumnya
Terima kasih, semoga bermanfaat

Pedoman Administrasi Kesiswaan

Sekolah dasar adalah salah satu pendidikan yang ada di antara bermacam-macam satuan pendidikan dalam masyarakat. Sebagai salah satu jenis satuan pendidikan, sekolah dasar merpukan wada pelaksanaan yang berhubungan dengan teknis edukatif, dan tugas-tugas bidang administratif ke arah tujuan pendidikan.

Tujuan akhr pendidikan di sekolah adalah agar siswa memiliki pengetahuan, keterampilan, dansikap positif melalui penerapan kurikulum yang berlaku. Dengan kata lain, melalui pelaksanaan kurikulum, diharapkan siswa dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif.

gambar tulisan administrasi kesiswaan

Usaha-usaha pelaksanaaan kurikulum ke arah pencapaian tujuan pendidikan seperti tersebut di atas dapat berjalan lancar dan baik, apabila ditunjang oleh sistem administrasi yang baik. Dalam bidang kesiswaan, kepala sekolah berrtanggung jawab atas terlaksananya kegiatan: (1) penerimaan siswa baru, (2) pengelompokan siswa, (3) kehadiran dan ketidakhadiran siswa di sekolah, (4) penilaian kemajuan siswa, (5) laporan kemajuan siswa, (6) naik tidaknya siswa, (7) bimbingan kepada siswa, (8) pelayanan kesehatan siswa, serta (9) mutasi dan kelulusan siswa.

Data dan informasi yang menggambarkan pertumbuhan dan perkembangan siswa baik perorangan maupun kelompok perlu dihimpun, dicatat dan dipelihara secara cermat dan teratur sejak siswa terdaftar di sekolah sampai siswa tersebut meningalkan sekolah. Rangkaian kegiatan menghimpun, mencatat, dan memelihara data atau informasi kesiswaan termasuk dalam bidang pelayanan ketatausahaan sekolah yang harus dikerjakan oleh Kepala Sekolah, Guru, dan stafnya lainnya. Jadi kepala sekolah dan guru kelas bersama-sama memikul tanggung jawab dalam hal mengurus administrasi kesiswaan khususnya dalam menghimpun, mencatat, dan memelihara data atau informasi mengenai seluruh aspek perkembangan siswa/.


Ruang lingkup administrasi kesiswaan.


Administrasi bidang kesiswaan mencakup ruang lingkup pencatatan data dan pelaporan. Ditinju dari segi pembinan maupun segi penerbiatan adminiarasi, masalah pencatatan data dan pelaporan ini sangat penting. Keduany sama penting dan saling berkaitan, dan untuk itu perlu disediakan format yang seragam. Oleh karena itu, Kepala Sekolah daau Guru Perlu menguasai masing-masing format yang dipakai, termasuk cara mengerjakannya.

A. Pencatatan data

Data yang dicatat berasal dari beberapa sumber yang diambil dari kegiatan pecatatan pada tahap berikut:

1. Data Tahun Pelajaran

Seperti yang sudah diketahui bahwa kegiatan yang pending pada awal tahun pelajaran inalah penerimaan siswa baru. Dalam melaksanakan kegiatan itu telah disiapkan format-format yang harus diisi, antara lain:

a. Format S-1 (Formulir Pendadtaran Siswa Baru)
Format ini disediakan oleh sekolah. Setia orang tua/wali yang ingin mendaftarkan anaknya, harus mengisi format tersebut dengan informasi dan latar belakang keluarga anak tersebut.

b. Format S-2 (Formulir Calon Siswa Baru)
Format ini merupakan rangkuman dari format S-1. Data yang dikumpulan dalam format S-2 ini digunakan untuk mengambil keputusan diterima atau tidaknya calon siswa di kelas I.

c. Format S-3 (Daftar siswa baru kelas I)
Siswa yang diterima dari daftar calo siswa format S-2, dimasukan kedalam format S-3. Format S-3 Dilaporkan kepada UPT Pendidikan sebagai bahan dalam menganalisis daya tampuk sekolah-sekolah di wilayahnya, dan juga untuk menghitung jumlah format Buku Laporan Penilaian (Raport) Baru yang diperlukan.

2. Selama Tahun Pelajaran

Selama tahun pelajaran laporan yang perlu disiapkan dan dikerjakan adalah:

a. Penyusunan data pribadi siswa.
(1) Format S-4 (Buku Induk Siswa)
Data pribadi siswa perlu dituangkan dalam Buku Induk Siswa (Format S-4). Buku ini berisi data mengenai identitas siswa, latar belakang orang tua/wali, dan perkembangan siswa selama di sekolah.

(2) Format S-5 (Buku Klapper)
Untuk memperolah informasi/data secara mudah mengenai seorang anak yang tertentu namanya, maka dibuat daftar siswa yang dikelompokan berdasarkan abjad. Daftar ini tersedia dalam format S-5 (buku klapper).

b. Keadaan Siswa Awal Tahun
Keadaan siswa awal tahun diperlukan untuk penyusunan laporan statistik tahuan. Data yang sudah tidak mengalami perubahan dituangkan dalam dua fotmat, yaitu:

(1) Format S-6 (Jumlah siswa menurut asal, kelas, dan jenis kelamin).
Data ini bersumber dari isian format S-3, S-20 (data siswa yang naik kelas dan mengulang) yang diperoleh dari hasil kenaikan kelas (S-20) tahun sebelumnya, dan S-14 (data siswa pindahan) pada tahun berjalan.

(2) Format S-7 ( Jumlah siswa menurut usia, Kelas, dan Jenis Kelamin)
Data tentang usia siswa, tertuama kelompok 7-12 tahun diperlukan dalam rangka pelaksanaan program wajib belajar.

c. Absensi Siswa
Kehadiran siswa dicatat setiap hari untuk menilai tingkat kerajinan siswa. Ada 4 Jenis format untuk mencatat kehadiran siswa secara perorangan, yaitu:

(1) Format S-8 (Papan Absensi Harian Siswa)
Papan ini yang berukuran 30 cm x 50 cm ditempelkan di dinding ruang belajar. Papan itu diisi nama siswa yang tidak masuk hari itu secara berututan lengkap dengan alasannya.
(2) Format S-9 ( Buku Rekapitulasi Absensi Harian Sisa Sekolah)
Buku absensi ini merupakan rekapitulasi papan absen siswa tiap kelas. Buku ini berada di ruang Kepala Sekolah.
(3) Format S-10 (Buku Absensi Bulanan Siswa)
Setia guru memiliki buku absensi harian untuk mencatat ketidakhadiran tiap harinya. Data absensi siwa diperlukan sebagai bahan yang akan dimuat dalam laporan pendidikan.
(4) Format S-11 (Buku Rekapitulasi Tahuan Absensi Siswa)
Data ini diperlukan kepala sekolah  dan Kepala UPT Kecamatan, terutama untuk meningkatakn pembinaan selanjutnya.

d. Mutasi Siswa
Mutasi siswa atau pndahan siswa atar sekolah harus dicatat secara tertib. Untuk keperluan ini disediakan tiga jenis fotmat, yaitu:

(1) Format S-12 (Surat Permohonan Pindah Sekolah)
Dengan format ini orang tua atau wali sisa dapat mengajukan permohonan pindah sekolah bagi siswa yang menjadi tanggung jawabnaya. Format surat permohonan ini disediakan oleh sekolah yang harus diisi oleh orang tua/wali siswa atau kalu tidak memungkinkan data juga boleh diisi oleh kepala sekolah.

(2) Format S-13 (Surat Keterangan Pindah Sekolah)
Setelah mempelajari alasan permohonan pindah sekolah S-12 dan menyetujuinya, kemudan Kepala Sekolah mengeluarkan surat pindah sekolah untuk siswa yang bersangkutan. Format ini diisi serta ditandatangani oleh kepala sekolah.

(3) Format S-14 (Mutasi siswa)
Format ini dipergunakan sebagai laporan mengenai jumlah siswa yang pindah (keluar/masuk, putus sekolah, dan meninggal).

3. Akhur Tahun Pelajaran

Beberapa kegiatan penting yang dikerjakan pada akhir tahu pelajaran adalah:

a. Pelaksanaan Ujian
Pelaksanaan Ujian Sekolah diatur oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk keperluan Ujian disediaan tiga jenis format, yaitu

(1) Format S-15 (Daftar Calon Peserta Ujian)
Format ini merupakan bahan masukan kepada Panitia Penyelenggaraan Ujian sebagai bahan laporak kepala Sekolah kepada atasannya. Pada saat tulisan ini ditulis, Data Ujian Sekolah bersumber dari aplikasi Nasional yang bernamakan Dapodik. Setelah itu data dikelola oleh masing-masing provinsi. Dinas provinsilah yang mengelola data termasuk nilai ujian yang selanjutnya mencetak ijazah ataupun surat keterangan hasil ujian.

(2) Format S-16 (Tanda Peserta Ujian)
Tanda peserta ujian berisi keterangan/identitas peserta. Tanda ini berfungsi sebagai tanda pengenal siswa kepada pengawas sebelum memasuki ruangan ujian.

(3) Format S-17 (Daftar Peserta dan Prestasi Ujian)
Dari daftar ini dapat diketahui nama dan prestasi perserta Ujian. Daftar ini juga berfungsi sebagai bahan laporan penggunaan blangko STTB. Blangko yang tidak terpakai dikembalikan.

(4) Format S-18 (Pendaftaran Masuk SMP/MTs)
Format ini merupakan bentuk pelayanan yang akhir terhadap anak didik yang mengantarkanya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Secara kolektif Kepala Seklah mendaftarkan siswa yang akan melanjutkan ke SMP di wilayahnya lengkap dengan nama, umur, alamat, nilai, dan sekolah yang diinginkannya.

b. Kenaikan Kelas
Penilaian akhir selruh aspek perkembangan seorang wali siswa dari tahun ke tahun meruipakan bahan penentu naik datu tidaknya dan lulus atau tidaknya sekorang siswa. Data mengenai hal terebut dicantumkan dalam promat:

(1) Format S-19 ( Daftar Naik Kelas)
Daftar ini berisi semua nama siswa yang naik dan yang tidak naik kelas.

(2) Format S-20 (Rekapitulasi Berhadil Tidaknya Siswa)
Format ini memberikan gambaran siswa menyeluruh mengenai keberhadilan/kegagalan siswa dalam satu tahuAdmin pelajaran.

B. Pelaporan Administrasi Bidang Kesiswaan

Administrasi bidang kesiswaan selain berfungsi sebagai pencatatan data di sekolah juga mempunyai fungsi lain yang aman penting artinya, yaitu sebagai format laporan.
Disetiap unit kerja pengelola pendidikan, data/informasi diperlukan dalam perencanaan pendidikan, mulai dari unit kerja yang paling rendah dampai dengan nasional. Laporan data siswa sekolah dilaporak ke UPT Kecamatan.

Demikanlah postingan tentang pedoman administrasi kesiswaan tingkat sekolah dasar. Informasi tersebut diatas sangat mungkin kurang update karena ini bersumber dari buku Keputusan Bersama Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan dan Kebudyaan. dam Dorektur Jendar pemerinthanan umum dan otonomi daeraj departemen dalam negeri nomor: 15a/C/Kep/TU/97 nomor 422-208 Tanggal 3 Maret 1997 tentang Pedoman Administrasi Sekolah Dasar. Cover buku ini berwarna hijau. Namun saya pernah searching di google ditemukan buku pedoman dengan tahun lebih baru. Namun untuk mendownload atau membaca keseluruhan berbayar. Tapi saya tetap merasa postingan tersebut diatas masih berguna untuk saya. Sekian, terimakasih.

Baca ini?

Diberdayakan oleh Blogger.